Langsung ke konten utama

Postingan

Aliran Rasa Game Level 5

Manusia bisa berencana, tapi Tuhanlah yang menentukan. Mungkin kalimat itulah yang tepat untuk menggambarkan perjalanan game level 5 dua minggu kemarin. Masih teringat jelas dalam ingatan, kalau dalam aliran rasa game level 4 saya berkomitmen untuk menjalankan game selanjutnya dengan lebih baik. Tapi ternyata pada akhir bulan oktober, bapak dipanggil ke hadirat Allah SWT. Tentu saja fokus saya (terutama seminggu pasca meninggalnya bapak) harus berpindah ke rumah bapak. Menyiapkan serangkaian acara tahlilan saban hari selama seminggu. Beberapa hari, saya memang bisa mendampingi anak-anak membaca buku. Namun, beberapa hari pula saya terpaksa kehilangan waktu. Dalam melaporkan game pun terpaksa merapel. Yang membuat saya lega, deskripsi laporan game yang saya buat lebih baik dari game sebelumnya. Lumayan detail, meski belum sesuai harapan saya sebelumnya. Semoga pembelajaran di game selanjutnya, saya bisa lebih baik lagi. #gamelevel5 #bundasayang #IIP #KuliahBunsayI...

DAY 10 : Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca

Setelah seminggu lebih, anak-anak membaca buku fiksi, Rabu (8/11/2017) kemarin anak-anak minta baca buku non fiksi. Saka mengambil buku “Pintar Sains 3” dari rak lemari. Buku tebal yang sebenarnya untuk anak usia SD itu sering kami buka bersama karena Saka senang melihat gambar didalamnya. Terutama gambar makhluk hidup pada zaman dulu, seperti dinosaurus. Buku Pintar Sains 3 “ Ma, ini apa?” tanya Saka saat melihat seekor binatang besar yang bisa terbang. “ Oh, ini pteranodon. Binatang yang bisa terbang. Badannya besar.” Saya pun kemudian membuka buku itu sambil menjelaskan bahwa dahulu saat awal-awal bumi ada, terdapat berbagai makhluk hidup yang ukurannya besar-besar. Seperti dinosaurus dan pteranodon ini. Namun, lama kelamaan hewan besar itu punah karena terjadi bencana besar di bumi. “ Punah itu apa, Bunda?” tanya Reksa di sela-sela penjelasan saya. “ Punah itu mati semua. Tidak tersisa. Yang saat ini ada tinggal telur, tapak kaki dan tulang belulangnya yang ...

DAY 9 : Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca

Kalau biasanya reading time kami adalah ba'da maghrib, Selasa (7/11/2017) kemarin kami membaca buku pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB. Kebetulan di luar hujan gerimis, jadi saya mengajak anak-anak membaca buku saja. Reksa mengambil board book milik Saka yakni “Shar Mondar Mandir” dan “Misi Sang Pemimpi” karya Kak Watiek Ideo. Sementara Saka mengambil board book “Mengenal Pekerjaan” dan board book “Niloya : Daun Gugur” dan “Niloya : Berburu Telur”. Buku yang pertama kali dibaca adalah “Mengenal Pekerjaan”. Sebagaimana board book pada umumnya, buku ini banyak gambar dan minim kata. Tiap halamannya berisi gambar jenis pekerjaan seperti dokter, perawat, polisi, tentara, pelaut, hingga pemadam kebakaran. Di bawah gambar pekerjaan terdapat tulisan berhuruf kapital dari jenis pekerjaan tersebut. Karena ada dua buku yang sama, Reksa dan Saka memegang buku sendiri-sendiri. Saya mendampingi Saka melihat satu persatu gambar jenis pekerjan tersebut. Saka akan menyebutk...

DAY 8 : Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca

Senin (6/11/2017) ba'da maghrib, Saka minta baca buku Kumpulan Dongeng Kesetiakawanan “Guru Baru di Sekolah Badut dan 9 Dongeng Seru Lainnya” karya Kak Dian Kristiani. Sebenarnya buku ini sudah sering saya bacakan karena Saka menyukai salah satu cerita di dalamnya yang berjudul “Jo si Hantu Pemalu.” Senin kemarin pun, Saka minta dibacakan lagi. Dan sudah bisa ditebak, cerita yang ingin dibacanya adalah cerita “Jo si hantu Pemalu.” Buku "Guru Baru di Sekolah Badut" Belum juga mulai dibacakan, Saka sudah bertanya, “Ma, kok kakinya nggak ada?” tanyanya heran sambil menunjuk gambar tengkorak. “Ada yo, Dek. Kakinya di belakang. Tidak kelihatan,” jawab Reksa. “Ma, kok tangannya rusak?” tanya Saka lagi sambil menunjuk gambar tangan tengkorak yang tinggal tulang belulang. “Itu namanya tengkorak. Ya memang sudah “prothol/rusak” semua. La wong, sudah mati.” Saya menanggapi pertanyaan Saka, yang entah dipahaminya atau tidak. Ilustrasi cerita “Jo si Hantu Pemalu” mema...

DAY 7 : Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca

Hari Minggu (5/11/2017), Reksa minta dibacakan buku Seri Cinta Lingkungan “Yuk, Selamatkan Bumi!” karya Kak Tethy Ezokanzo. Dalam buku ini terdapat dua judul cerita yakni “Yuk, Hemat Kertas” dan “Yuk, Hemat Listrik dan Air”. Di halaman sampul buku ini terdapat label “Semi Komik”. Artinya, cerita dalam buku tidak melulu dalam bentuk tulisan memanjang saja. Namun, juga disertai dengan gambar seperti komik. Keunikan dari buku ini, Reksa bisa memilih jalan ceritanya sendiri. Jadi, dalam buku ini terdapat berbagai pilihan sikap. Semisal, Rei, tokoh utama dalam cerita “Yuk, Hemat Kertas” sewaktu menggambar kupu-kupu, gambarnya malah miring. Dalam halaman itu juga, nanti Reksa diminta memilih apa yang sebaiknya dilakukan Rei? Menghapusnya, mengambil kertas baru atau membuang kertas gambar? Pilihan sikap Reksa itu nanti akan mengarah pada satu jalan cerita tertentu.  Buku "Yuk, Selamatkan Bumi!"   Meski ceritanya panjang, Reksa cukup asyik membaca buku ini karena di...

DAY 6 : Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca

Jumat (3/11/2017) pagi, Saka tidak berangkat sekolah karena saya baru sampai rumah pukul 09.30 pagi. Saat saya beres-beres rumah, Saka bermain sendirian. Setelah acara beres-beres selesai, saya menemani Saka baca buku. Adapun buku yang dibaca adalah “Popo si Bintang Rock dan Cerita-Cerita Lainnya”. Kali itu, Saka minta dibacakan cerita yang yang berjudul “Hadiah Istimewa Popo”. Cerita ini berupaya mengajarkan anak bagaimana menunjukkan rasa sayang pada orang lain. Saat mulai membaca cerita tersebut, Saka langsung tertarik pada gambar kue ulang tahun. Melihat gambar tersebut, Saka teringat pada lagu “Selamat Ulang Tahun”. Kami pun menyanyikan lagu tersebut di sela-sela acara baca buku. “Ma, besok Saka dibelikan kue ulang tahun yoh, Ma!” pintanya setelah lagu usai dinyanyikan. “Ya,” jawab saya. “Yeee..” Saka senang bukan kepalang. Hehe.. Buku "Popo Si Bintang Rock" Saat melihat gambar kue yang belepotan, Saka bertanya “Kok elek (jelek), Ma?” sambil menunjuk kue...

DAY 5 : Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca

Saya membeli buku “Why Transportation” karena teringat Saka yang sangat menyukai apapun yang termasuk alat transportasi. Mulai dari kereta api, pesawat, mobil, balon udara, truck hingga kapal laut. Benar saja, saat pertama kali saya menunjukkan buku itu pada Saka, dia langsung antusias membuka halaman demi halamannya. Melihat satu persatu jenis transportasi yang ada dalam buku tersebut. Dari yang kuno hingga yang modern. Buku tersebut malah sempat beberapa minggu menjadi buku wajib dibaca oleh Saka. Kamis (2/11/2017) pagi, Saka minta lagi dibacakan buku tersebut, setelah beberapa minggu tidak dibaca. Buku ini berjenis komik (cerita berambar) yang menceritakan petualangan ketiga tokohnya (Omji, Komji dan Paman) untuk mengetahui sejarah alat trasnportasi. Karena berupa cerita bergambar, saya hanya membacakan secara garis besar sambil menunjuk gambar-gambarnya saja. Setelah itu, Saka bercerita sendiri mengenai gambar alat transportasi yang paling dia senangi yakni keret...