Langsung ke konten utama

Review Kelompok 7 : Fitrah Seksualitas, Mendidik Anak Laki-laki Menjadi Lelaki Sejati

Pada Dasarnya Allah menciptakan manusia terdiri dari dua jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan, namun pada kenyataannya ada yang mengalami kebingungan dalam menentukan jenis kelaminnya. Kebingungan yang dimaksud adalah tidak adanya kesesuaian antara jenis kelamin dan kejiwaannya. Ketidaksesuaian antara jenis kelamin dan kejiwaan ini bisa terjadi pada seseorang yang terlahir dengan alat kelamin wanita yang sempurna dan tidak cacat, tetapi merasa bukan seorang wanita melainkan pria atau sebaliknya, keadaan seperti ini disebut Transgender.
Transgender adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan orang yang melakukan, merasa, berpikir, atau berbeda dari jenis kelamin yang di tetapkan saat mereka lahir. Transgender tidak menunjukkan bentuk spesifik apapun dari orientasi seksual orangnya. Mereka dapat mengidentifikasi dirinya sebagai heteroseksual, homoseksual, biseksual, atau aseksual.
Transgender atau masalah kebingungan jenis kelamin ini sering diekspresikan dalam bentuk dandanan, make up, gaya dan tingkah laku, bahkan sampai pada operasi penggantian kelamin (Sex Reassignment Surgery).

Faktor Penyebab terjadinya Transgender yaitu :
1.    Faktor Bawaan (Hormonal dan Gen)
Faktor Bawaan adalah faktor yang ada dalam individu karena ada masalah dalam susunan kromosom, ketidakseimbangan hormon, struktur otak, kelainan susunan syaraf otak.
Contohnya, Pada dasarnya kromosom laki-laki adalah XY sedangkan perempuan normal adalah XX. Bagi beberapa orag laki-laki memiliki genetic XXY dimana dalam kondisi ini seorang laki-laki mendapatkan satu kromosom tambahan X, maka perilaku laki-laki ini agak mirip dengan perempuan.
2.    Faktor Lingkungan
Faktor Lingkungan diantaranya akibat pendidikan yang salah di masa kecil dengan membiarkan anak laki-laki berkembang dalam tingkah laku perempuan. Pengalaman atau trauma dimasa anak-anak misalnya dikasari oleh ayah/ibu sehingga anak beranggapan bahwa semua lelaki/perempuan kasar, dan pengalaman kekerasan fisik, mental, seksual lain.

Karna Lingkungan mempunyai Porsi yang besar memberikan pengaruh, agar tidak bermunculan kelompok yang merasakan kebingungan masalah kelamin, perlu dilakukan upaya pencegahan berupa :
1.    Peran orangtua
Peran Orangtua sangat penting dalam menciptakan Lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak, juga tidak melewatkan memberikan pendidikan seksual yang sesuai tahapan-tahapan usia anak.
2.    Pendidikan Seksual berdasarakan tahapan Fitrah Seksualitas
Anak laki-laki dididik menjadi lelaki sejati, anak perempuan dididik menjadi Wanita Sejati dengan mengenalkan Peran dan Tanggungjawabnya di Masa depan.

Untuk itu karna akhir-akhir ini banyak bermunculan Transgender dari sisi Laki-laki menjadi Perempuan, Kami akan membahas masalah Fitrah Seksualitas “Mendidik Anak Laki-laki Menjadi Lelaki Sejati”.

Sebelum masuk bahasan. Ada diskusi yang kita perlu pertanyakan dalam hati kita masing2. "Seperti apa laki laki sejati dalam benak kita?". Apakah pria berotot yang berbulu banyak?😂 Apakah pria yang intelegensinya kuat? Atau lelaki yang penuh empati seperti yang kita [perempuan] harapkan? Pertanyaan itu perlu kita renungkan. Ini ikhtiar kita sebagai ibu adalah memastikan anak laki laki kita adalah laki laki *utuh*. Dan bukan malah andil menjauhkan fitrahnya.
Dan saya merasa belajar ini sungguh berat. Karena kita perempuan, hanya tau dunianya perempuan. Hingga menikah kita mulai meraba bagaimana sesungguhnya "dunia" laki laki. Lalu punya anak, pun lelaki, mau tidak mau kita mulai membuka mata dalam komunikasi, tidak hanya "menurut ibu", tetapi "bagaimana dimata kalian" [anak laki laki/suami].

Kita sejenak merunut sejarah...

Anak Laki laki Sebagai Makhluk Tribal
Anak laki laki sudah menjadi makhluk tribal/kesukuan selama berjuta juta tahun lalu. Dalam dinamika dan kegiatan kelompok, mereka mendapat wadah yang kuat untuk menempuh perjalanan mencari cara untuk mengakar, menemukan jati diri, dan hal hal yang berharga. Anak laki laki terlatih melindungi keluarga dan bangsa mereka dalam kelompok tribal. Otak mereka tertanam dengan pengalaman ini. Lalu masyarakat industri datang, bakat individual lebih dihargai. Namun tetap kelompok masyarakat laki laki yang membuat mekanisme tersebut. Ketika memasuki milenium berikutnya kebutuhan dasar akan kelompok dalam kehidupan anak laki laki tidak banyak berubah. Hal yang terkikis adalah ayah dan orangtua tidak banyak mengajarkan kehidupan jiwa bagaimana tumbuh menjadi laki laki dewasa. Sehingga muncullah banyak kasus laki laki yang kehilangan jati dirinya.

Membesarkan Anak Laki laki meliputi 3 keterlibatan
Keluarga pertama usia 1-10: orang2  yang membesarkannya (ortu kandung, ortu angkat, kakek_nenek)
Keluarga kedua usia 10: sahabat ibu/ayah yang bukan keluarga, kerabat, pengasuh, guru, teman sebaya, yang dipilih bisa membimbing anak usia 10. Anak diperbolehkan mencari pembimbingnya diluar orangtua.
Keluarga ketiga: kebudayaan, sistem pendidikan dan atau program komunitas. Tokoh masyarakat lembaga, media dll.

Diskusi :
1⃣Putri
Apakah ciri-ciri dominan seorang anak laki-laki yang aqil baligh, berdasarkan pengalaman bunda?
Jawab :
Terimakasih untuk pertanyaan mbak putri 😊
Kebetulan dari kami bertiga belum ada pengalaman karna anak² laki² kami masih usia pre Aqil Baligh. Namun, berdasarkan banyak referensi spt yg disampaikan kelompok mbak Yoen, mbak Eva, dan mbak Tasha sptnya diantara ciri² dominan seorang laki-laki adalah mulai tumbuh bulu di beberapa bagian, tumbuh kumis, dada melebar, suara membesar, mulai menyukai lawan jenis, juga sudah pernah bermimpi (basah).

2⃣. Nama : Tantri
Pertanyaan :
Materi ini sangat saya banget....secara anak saya cowok semua.
Saya punya beberapa pertanyaan :
1. Cara mengenalkan pendidikan seks pada anak lelaki, sebaiknya dimulai di usia berapa tahun, dan siapakah yang sebaiknya mengenalkannya, apakah ayah atau ibunya?
2. Punya anak lelaki memang harus banyak porsi sabar.....
Bagaimana cara menjaga kesabaran menghadapi jagoan2 yang kadang2 bikin emak kalang kabut

Jawaban :
Berkerut kepala juga memikirkan anak laki laki dengan "tidak mau diperintah" di dikte dsb..
Jangan khaawatir bun, ini ternyata normal. Berdasarkan buku yang saya baca. Ini adalah kebudayaan laki laki itu sendiri.
Lalu bagaimana pemberitahuan pendidikan seks? Siapa yang bertugas? Yang bertugas adalah laki laki dewasa di sekelilingnya, bisa ortu kandung, ortu angkat, saudara dan kakek. Pemberitahuan yang terus menerus, kesinambungan dan berulang kali.
Mba Tantri, pengalamku juga gitu. Ya ampun..kudu gigit sendok deh saat mereka mulai mengeluarkan kekerasan. Anak laki laki cepat sekali mengubah keadaan menjadi kekerasan. Kalau sudah gini perlu diarahkan memukul makhluk hidup menjadi memukul benda mati
Bukan dimarahkan atau di kecam. Karena anak laki laki sedang menumbuhkan fitrah dari bawaan biologisnya. Menjaga kesabaran satu satunya adalah mendekatkan diri pada Allah. Klise memang tapi mujarab mba.

Bunda Susi : Bagaimana cara seorang ibu mendidik fitrah seksual anak laki-laki, Mbak? Ketika anak sudah 10 tahun plus.
Kayaknya mau jelasin hal privat juga kagok, Karena senada pertanyaannya saya tambahkan ya bun Susi...
Jawaban :
Kalau sudah 10 tahun. Kita ibu siap siap mba.. merelakan anak kita pindah beljar kehidupan dengan keluarga kedua
Magang, atau dititipkan atau di sekolahkan kehidupan atau rantau sebentar.
Mereka akan belajar dari cara didik orang lain. Mereka akan mengambil nilai nilai kehidupan disana.

3⃣Tasha
mba, izin titip ptanyaan bgmn hukumnya klo mereka yg mjalani operasi kelamin ?

Jawaban :
Melakukan Operasi pergantian Kelamin yang dilakukan oleh oran yang normal dan sempurna organ kelaminnya yaitu penis (dzakar) bagi laki-laki dan vagina (farj) bagi perempuan yang dilengkapi dengan rahim dan ovarium tidak diperbolehkan dan diharamkan.

Q. S An Nisa : 119
"Dan Saya (setan) benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka (memotong telinga-telinga hewan ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan saya suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), maka mereka sungguh mengubahnua. Barang siapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain dari Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata".

Ayat tersebut menjelaskan bahwa Mengubah Ciptaan Allah sangat diharamkan. Contohnya mengebiri manusia, homoseksual, lesbian, menyambung rambut dengan sopak, pangur, membuat tato, mencukup bulu muka(alis), dan takhannuts artinya pria berpakaian dan bertingkah laku seperti wanita atau sebaliknya (menurut kitab Tafsir Al Thabari, Al Shawi, dan Al Khazin)

Namun ada Operasi kelamin yg boleh dilakukan menurut syariat. Yaitu operasi kelamin yang bersifat tashih dan takmil (perbaikan dan penyempurnaan) dan bukan penggantian jenis kelamin. (Masjfuk Zuhdi, Masail Fiqh (Kapita Selekta Hukum).

Beberapa program dibuat di masyarakat kita sekarang bagaimana laki laki harus lebih mengalah pada perempuan. Alih alih mengalah mereka malah takut dan membenci perempuan.

Seiring ingin mengubah "kebudayaan" laki laki yang dipengaruhi sisi biologisnya, masyarakat dunia malah kebablasan mengubah laki laki menjadi penakut dan jati diri yang kabur.
Semoga kita bukan menjadi ibu yang meminta maaf atas dosa masa lalu mendidik. Suatu saat masa "keibuan" kita berakhir, ketika anak laki laki  kita menjadi dewasa, kita sebagai Ibu mengatakan pada sang anak tanpa merasa bersalah.

"Aku melakukan yang terbaik untukmu, putraku"
"Aku melakukan banyak hal secara tidak sempurna, dan kelak kau harus menanggung akibatnya sendirian sepanjang sisa hidupmu"
"Itu adalah tugasmu sekarang, bukan tugasku"
"Tetapi aku akan selalu mencintaimu"
"Aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu"

Penyaji : Mbak Sisil, Mbak Laila dan Mbak Ovi

#FitrahSeksualitas
#Tantangan10Harii
#Level11
#KuliahBunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SINOPSIS FILM SPIRITED AWAY

Judul Asli : Sen to Chihiro no KamikakushiNegara : Jepang Tahun : 2001 Sutradara : Hayao Miyazaki Pengisi Suara : Rumi Hiiragi, Miyu Irino, Mari Natsuki Durasi : 125 menit
Hampir sebagian besar anak-anak takut hantu. Padahal saat ditanya, apakah mereka sudah pernah melihat hantu, bisa dipastikan mereka akan menggelengkan kepala. Ya, anak-anak hanyalah merekam apa yang orang lain katakan. Bahwa hantu itu ada dan menyeramkan. Lantas rekaman tersebut memenuhi ingatan mereka sehingga membuat mereka takut. Bagaimana jika anak-anak kita ajak menonton film hantu? Tentu saja bukan untuk menakuti, namun untuk merubah pandangan anak-anak tentang hantu. Film Spirited Away adalah salah satu film animasi dari Jepang yang layak ditonton anak-anak. Meskipun bercerita tentang dunia hantu, bentuk hantu dan adegan dalam film ini sama sekali tidak menyeramkan. Justru film ini bisa mengurangi stereotype bahwa hantu itu menakutkan. Menurut Wikipedia, Spirited Away dirilis di Jepang pada tanggal 20 Juli 2001…

MENGENAL ANAK INDIGO MELALUI NOVEL

Judul Buku : Misteri Anak Jagung Penulis : Wylvera Windayana Penerbit : PT. Penerbitan Pelangi Indonesia Cetakan : I, Januari 2013 Tebal Buku : 200 halaman Harga : Rp. 48.000,-

Anda penasaran mengetahui siapa anak indigo itu, namun malas membaca buku The Indigo Children karya Lee Carroll dan Jan Tober? Saran saya, bacalah Misteri Anak Jagung. Novel remaja pertama yang ditulis oleh Wylvera Windayana ini mengisahkan tentang petualangan anak indigo dalam bingkai cerita misteri. Gantari – tokoh utama novel ini – sering dihantui oleh sosok Anak Jagung. Sosok itu seringkali muncul dalam mimpi-mimpinya. Sosok yang membuat Gantari penasaran sekaligus ketakutan. Selain muncul melalui mimpi, suara tangisan sosok misterius dari arah ladang jagung juga kerap mengusik telinganya. Apakah Legenda Anak Jagung yang diceritakan nenek Gantari itu benar-benar ada? Bersama Delia, Gantari berusaha mengungkap semuanya. Usaha mereka semakin terbuka saat keduanya mengenal Aldwin, seorang anak indigo yang…

RANGKUMAN MATERI WEBINAR HOMESCHOOLING SESI 2

Lima bulan terakhir ini saya tertarik mempelajari model pendidikan homeschooling. Hari-hari saya berkutat dengan browsing dan browsing tentang apa itu homeschooling. Mengapa bisa begitu? Semua bermula dari kegelisahan saya saat masih tinggal dengan kakak perempuan saya yang mempunyai anak usia SD. Namanya Azkal (9 tahun). Setiap kali belajar bersama ibunya, setiap kali itu pula ia “ribut” dengan ibunya. Ibunya, kakak perempuan saya, merasa sejak duduk di kelas 3, Azkal susah sekali diajak belajar. Menurutnya, guru kelas Azkal kurang kreatif dalam mendidik. Seringkali hanya menyuruh anak mencatat materi pelajaran saja. Beberapa orang tua sudah menyampaikan keluhan tersebut ke pihak sekolah. Sayangnya, keluhan tersebut tidak diimbangi dengan perbaikan di pihak sang guru. Kondisi ini tidak berimbang dengan banyaknya materi pelajaran yang harus dipelajari siswa Sebenarnya materi pelajaran untuk SD kelas 3 belum begitu rumit. Hanya saja, sang guru menggunakan acuan Lembar Kegiatan Sisw…