Tantangan hari kedua komunikasi produktif masih konsisten dalam upaya melatih kemandirian Saka. Seperti pagi sebelumnya, Saka sudah mulai bisa makan sendiri. Tentu saja saya masih membantu membuat gunung-gunung nasi kecil dan teriak “DUER” saat Saka memasukkan nasinya ke mulut. Hehe..Saya memang sengaja tidak terburu-buru memaksa Saka langsung mandiri agar dalam proses pelatihannya menyenangkan. Pada hari kedua ini, Saka juga sudah terbiasa melepas dan memakai celana sendiri saat pipis di kamar mandi. Kuncinya terletak pada saya sendiri untuk tetap stay cool saat anak kesulitan melepas dan memakainya kembali. Saya cukup sebagai pemandu sorak saja. Biarkan anak menghadapi kesulitannya sendiri. Melatih Saka Tanggung Jawab Saat saya menjemur pakaian, Saka bermain perang-perangan dengan Reksa. Entah bagaimana awalnya, tiba-tiba Saka memuntahkan air minum yang ada di mulutnya. Maksudnya ingin mengenai kakaknya tapi tidak kena karena kakaknya cepat menghindar. Kejad...